Khutbah Pertama
خُطْبَةُ شَهْرِ جُمَادَى الثَّانِيَةِ
اَلْحَمْدُ لِلهِ،
اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي اخْتَارَ
الْبَقَاءَ لِنَفْسِهِ وَارْتَضَاهُ، وَحَكَمَ فِيْهِمْ بِعَدْلِهِ وَأَمْضَاهُ،
وَيَسَّرَ كُلًّا لِمَا خُلِقَ لَهُ فَأَرْضَاهُ، فَسَاوَى بِالْمَوْتِ بَيْنَ
الْغَنِيِّ وَالْفَقِيْرِ، وَجَعَلَ التُّرَابَ مَالًا لِلدَّنِيِّ وَالشَّرِيْفِ،
أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى وَأَشْكُرُهُ، وَالشُّكْرُ يُوْجِبُ
الْمَزِيْدَ مِنْ رَفْدِهِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا
شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً خَالِصَةً تُنَجِّيْنَا مِنْ أَهْوَالِ يَوْمِ
الْقِيَامَةِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
الَّذِي خَصَّهُ بِالشَّفَاعَةِ، اَللّٰهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ الْبَرَرَةِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ.
أَمَّا بَعْدُ
فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، إِلَى مَتَى
وَأَنْتَ عَنِ اللهِ غَافِلٌ، أَنَسِيْتَ الْمَوْتَ وَمَا بَعْدَهُ مِنْ كُلِّ
أَمْرٍ هَائِلٍ، يَا لَيْتَ شِعْرِي لَوِ اشْتَغَلْتَ بِمَا إِلَيْهِ آيِلٌ، لَا
تَغُرَّنَّكَ رَقْدَتُكَ عَلَى الْحَرِيْرِ، فَلَا بُدَّ وَاللهِ أَنْ تُحْمَلَ
عَلَى السَّرِيْرِ، وَمَا تَدْرِي مَا عَاقِبَتُكَ إِمَّا إِلَى جِنَانٍ
وَرِضْوَانٍ مَصِيْرُكَ، أَوْ إِلَى نِيْرَانٍ وَسَعِيْرٍ.
فَفَكِّرْ فِي نَفْسِكَ وَاذْكُرْ
حُلُوْلَكَ فِي رَمْسِكَ، وَتَذَكَّرْ يَوْمَ الْقِصَاصِ، يَوْمَ لَا تَحِيْنَ
مِنْ مَنَاصٍ، يَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَى يَدَيْهِ، يَوْمَ تَضَعُ كُلُّ
ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا فِي غَيْرِ وَقْتِهَا، يَوْمَ يُقْتَصُّ لِلشَّاةِ
الْجَمَّاءِ مِنْ أُخْتِهَا، فَيَا لَهُ مِنْ يَوْمٍ مَا أَعْظَمَهُ، وَدَيَّانٍ
مَا أَحْكَمَهُ.
هُنَالِكَ تُنْصَبُ الْمَوَازِيْنُ،
وَتُنْشَرُ الدَّوَاوِيْنُ، وَيَجْرِي الْفَصْلُ بَيْنَ الْأَبْرَارِ
وَالْفُجَّارِ، إِمَّا إِلَى الْجَنَّةِ وَإِمَّا إِلَى النَّارِ.
فَاتَّقُوا اللهَ عِبَادَ اللهِ،
وَلَا تَغُرَّنَّكُمْ مُدَدُ الْأَعْمَارِ، فَإِنَّهَا وَإِنْ طَالَتْ قِصَارٌ،
وَتَزَوَّدُوا مِنْ مَمَرِّكُمْ لِمَقَرِّكُمْ، فَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ هِيَ
دَارُ الْقَرَارِ.
فَقَدْ وَرَدَ فِي الْخَبَرِ، عَنِ
النَّبِيِّ الصَّادِقِ الْأَبَرِّ أَنَّهُ قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«إِنَّ الْمُتَمَسِّكَ بِدِيْنِهِ فِي آخِرِ الزَّمَانِ لَهُ
أَجْرُ خَمْسِيْنَ مِنَ الصَّحَابَةِ، وَإِنَّهُ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرَةِ،
وَذَلِكَ لِقِلَّةِ الْأَعْوَانِ وَكَثْرَةِ الْأَضْدَادِ».
Hadirin jamaah shalat Jumat
rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan
ketakwaan kepada Allah سبحانه وتعالى
dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Khutbah pertama mengingatkan kita
kepada satu kenyataan yang pasti dialami oleh setiap manusia, yaitu kematian.
Allah سبحانه
وتعالى adalah Dzat Yang Mahakekal. Dialah yang memiliki kehidupan yang
tidak berakhir. Sementara manusia memiliki kehidupan yang terbatas. Tidak ada
perbedaan antara orang kaya dan orang miskin ketika kematian datang. Tidak ada
perbedaan antara orang yang memiliki kedudukan tinggi dan orang yang rendah
kedudukannya. Semuanya akan kembali kepada tanah.
Karena itu, janganlah kehidupan
dunia membuat kita terlena. Kekayaan, kedudukan, pakaian yang indah, rumah yang
megah, dan berbagai kenikmatan dunia tidak akan dapat menghalangi datangnya
kematian.
Hadirin jamaah shalat Jumat
rahimakumullah,
Khutbah ini mengingatkan kita dengan
pertanyaan yang sangat penting:
Sampai kapan kita akan lalai dari
Allah?
Apakah kita telah melupakan kematian
dan berbagai perkara dahsyat yang akan terjadi setelahnya?
Kita mungkin tidur di atas tempat
yang nyaman dan menikmati berbagai kenikmatan dunia. Akan tetapi, pada waktunya
nanti, kita akan diangkat dan dibawa di atas tempat pembaringan menuju
pemakaman.
Kita tidak mengetahui bagaimana
akhir kehidupan kita. Apakah kita akan memperoleh surga dan keridaan Allah,
atau justru mendapatkan azab neraka?
Karena itu, marilah kita merenungkan
keadaan diri kita sebelum kita berada di dalam kubur.
Hadirin jamaah shalat Jumat
rahimakumullah,
Khutbah ini juga mengingatkan
tentang hari pembalasan.
Pada hari itu, seluruh manusia akan
dikumpulkan. Tidak ada seorang pun yang dapat melarikan diri dari pengadilan
Allah. Orang yang dahulu berbuat zalim akan menyesali perbuatannya. Penyesalan
pada hari itu tidak lagi memberikan kesempatan untuk kembali ke dunia dan
memperbaiki amal.
Pada hari tersebut, keadilan Allah
akan berlaku dengan sempurna. Timbangan amal akan ditegakkan, catatan-catatan
amal akan dibuka, dan manusia akan melihat hasil dari apa yang telah mereka
kerjakan.
Bahkan dalam gambaran yang disebutkan
dalam khutbah, keadilan pada hari itu begitu sempurna sehingga hak seekor
kambing yang tidak bertanduk akan dituntut dari kambing yang bertanduk apabila
sebelumnya ia telah menzaliminya.
Ini merupakan gambaran betapa
sempurnanya keadilan Allah سبحانه وتعالى.
Hadirin jamaah shalat Jumat
rahimakumullah,
Setelah seluruh amal diperhitungkan,
manusia akan mendapatkan balasan. Orang-orang yang berbuat baik akan memperoleh
balasan kebaikan, sedangkan orang-orang yang melakukan kejahatan akan
mendapatkan balasan sesuai dengan perbuatannya.
Allah سبحانه
وتعالى berfirman:
﴿مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ
أَسَاءَ فَعَلَيْهَا وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ﴾
Artinya:
“Barang siapa mengerjakan kebajikan,
maka itu untuk dirinya sendiri, dan barang siapa berbuat kejahatan, maka itu
akan menimpa dirinya sendiri. Dan Tuhanmu tidak menzalimi hamba-hamba-Nya.”
Ayat ini menegaskan bahwa setiap
manusia bertanggung jawab atas amalnya sendiri. Kebaikan yang dilakukan
seseorang pada hakikatnya akan kembali menjadi manfaat bagi dirinya, sedangkan
keburukan yang dilakukan juga akan kembali kepada dirinya.
Maka janganlah kita menyalahkan
keadaan ketika mendapatkan akibat dari perbuatan kita. Sebaliknya, hendaknya
kita senantiasa melakukan introspeksi dan memperbaiki amal.
Hadirin jamaah shalat Jumat
rahimakumullah,
Khutbah ini juga mengingatkan agar
kita tidak tertipu oleh panjangnya umur.
Betapapun panjang umur seseorang,
pada hakikatnya umur itu tetap singkat apabila dibandingkan dengan kehidupan
akhirat.
Hari-hari yang telah berlalu tidak
akan kembali. Masa muda akan berlalu. Kekuatan akan berkurang. Rambut akan
memutih. Dan pada akhirnya kematian akan datang.
Karena itu, jangan menunggu tua
untuk beribadah. Jangan menunggu sakit untuk bertobat. Jangan menunggu
kehilangan untuk bersyukur. Gunakanlah kesempatan hidup yang Allah berikan
kepada kita sebelum kesempatan itu berakhir.
Hadirin jamaah shalat Jumat
rahimakumullah,
Khutbah ini mengajarkan agar kita mempersiapkan
bekal dari tempat persinggahan menuju tempat tinggal yang sebenarnya.
Dunia adalah tempat kita berjalan
dan mengumpulkan bekal. Adapun akhirat adalah tempat tinggal yang kekal.
Bekal itu bukan harta yang kita
tinggalkan, bukan jabatan yang kita lepaskan, dan bukan kemewahan yang kita
banggakan. Bekal itu adalah iman, ketakwaan, amal saleh, tobat, sedekah,
ilmu yang bermanfaat, dan berbagai kebaikan yang kita lakukan karena Allah سبحانه وتعالى.
Rasulullah صلى
الله عليه وسلم juga mengingatkan tentang keutamaan orang yang tetap berpegang
teguh pada agama di masa ketika banyak tantangan dan sedikit orang yang
membantu dalam kebaikan.
Orang yang berusaha istiqamah dalam
agama pada keadaan seperti itu diibaratkan seperti orang yang menggenggam
bara api. Gambaran ini menunjukkan betapa beratnya mempertahankan ketaatan
ketika seseorang menghadapi banyak godaan dan berbagai hal yang bertentangan
dengan agama.
Namun seorang mukmin hendaknya tetap
berusaha berpegang teguh kepada ajaran Allah dan Rasul-Nya.
Maka marilah kita menjaga iman,
memperbaiki ibadah, memperbanyak amal saleh, meninggalkan maksiat, dan
senantiasa memohon ampun kepada Allah.
Semoga Allah سبحانه وتعالى memberikan kepada kita umur yang penuh
keberkahan, mengaruniakan keteguhan dalam menjalankan agama, mengampuni
dosa-dosa kita, dan memberikan kepada kita keselamatan pada hari ketika seluruh
amal diperhitungkan.
Semoga Allah menjadikan akhir
perjalanan kita menuju الجنة والرضوان,
bukan menuju النيران والسعير.
آمِيْنَ
يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
إِنَّ أَحْسَنَ الْكَلَامِ كَلَامُ
مَنْ لَا تَخْفَى عَلَيْهِ خَافِيَةٌ، وَاللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى يَقُوْلُ،
وَبِقَوْلِهِ يَهْتَدِي الْمُهْتَدُوْنَ، وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ
فَاسْتَمِعُوْا لَهُ وَأَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ.
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ
الرَّجِيْمِ:
﴿مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ
أَسَاءَ فَعَلَيْهَا وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيدِ﴾.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي
الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ
وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ
الْعَلِيْمُ.
أُوْصِيْكُمْ عِبَادَ اللهِ
وَإِيَّايَ عَمَّا نَهَى اللهُ عَنْهُ مِنْ قُبْحِ الْمَعْصِيَةِ، فَاتَّقُوا
اللهَ وَلَا تَعْصُوْهُ، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ
وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَيَا فَوْزَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ
وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ.
-----------------------------------------------
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ
الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا
اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ
وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى
أَصْحَابِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَجْمَعِيْنَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ،
اِتَّقُوا اللهَ تَعَالَى، وَاعْلَمُوا أَنَّ الْمَوْتَ حَقٌّ، وَأَنَّ
الْقِيَامَةَ حَقٌّ، وَأَنَّ الْحِسَابَ حَقٌّ، وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ، وَأَنَّ
النَّارَ حَقٌّ.
فَاتَّقُوا اللهَ وَأَطِيْعُوْهُ،
وَتَزَوَّدُوا مِنْ أَعْمَالِكُمُ الصَّالِحَةِ لِيَوْمِ مَعَادِكُمْ،
وَاغْتَنِمُوا أَعْمَارَكُمْ قَبْلَ فَوَاتِهَا، وَبَادِرُوا بِالتَّوْبَةِ
وَالِاسْتِغْفَارِ قَبْلَ أَنْ يَحُوْلَ الْمَوْتُ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ الْعَمَلِ.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ
الْمُتَمَسِّكِيْنَ بِدِيْنِكَ، وَالثَّابِتِيْنَ عَلَى طَاعَتِكَ،
وَالْمُسَارِعِيْنَ إِلَى مَرْضَاتِكَ.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا
ذُنُوْبَنَا، وَتُبْ عَلَيْنَا، وَارْحَمْنَا، وَاعْفُ عَنَّا، وَأَكْرِمْ
نُزُلَنَا، وَوَسِّعْ مُدْخَلَنَا.
اَللّٰهُمَّ ثَبِّتْنَا عَلَى
الْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ، وَأَحْيِنَا عَلَى الطَّاعَةِ، وَأَمِتْنَا عَلَى
الْإِيْمَانِ، وَارْزُقْنَا حُسْنَ الْخَاتِمَةِ.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ
أَعْمَارِنَا أَوْسَطَهَا، وَخَيْرَ أَعْمَالِنَا خَوَاتِيْمَهَا، وَخَيْرَ
أَيَّامِنَا يَوْمَ نَلْقَاكَ.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ
وَالْأَمْوَاتِ.
اَللّٰهُمَّ ارْحَمْ مَوْتَانَا،
وَاشْفِ مَرْضَانَا، وَفَرِّجْ كُرُبَاتِنَا، وَاقْضِ حَوَائِجَنَا، وَاغْفِرْ
لِوَالِدِيْنَا، وَارْحَمْهُمْ كَمَا رَبَّوْنَا صِغَارًا.
اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ
الْمُسْلِمِيْنَ، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ،
وَأَصْلِحْ شَبَابَنَا وَنِسَاءَنَا وَذُرِّيَّاتِنَا.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا
حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ
بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ
الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.
فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ
يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ
أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.
Artikel Terkait:
Khutbah Jum’at Bulan Rajab : Sebelum Penyesalan Datang, Perbanyak Amal dan
Tinggalkan Maksiat


0 Komentar