Permusuhan Orang-orang Bodoh Terhadap Orang-orang Berakal
معاداة الجهال لذوى العقول Permusuhan Orang-orang Bodoh Terhadap Orang-orang Berakal وَهَذِهِ الطَّائِفَةُ الَّتِي تَنْفِرُ مِنْ الْعِلْمِ هَذَا النُّفُورَ ، وَتُعَانِدُ أَهْلَهُ هَذَا الْعِنَادَ ، تَرَى الْعَقْلَ بِهَذِهِ الْمَثَابَةِ وَتَنْفِرُ مِنْ الْعُقَلَاءِ هَذَا النُّفُورَ ، وَتَعْتَقِدُ أَنَّ الْعَاقِلَ مُحَارَفٌ ، وَأَنَّ الْأَحْمَقَ مَحْظُوظٌ . وَنَاهِيكَ بِضَلَالِ مَنْ هَذَا اعْتِقَادُهُ فِي الْعَقْلِ وَالْعِلْمِ هَلْ يَكُونُ لِخَيْرٍ أَهْلًا ، أَوْ لِفَضِيلَةٍ مَوْضِعًا. Golongan ini adalah orang-orang yang menjauh dari ilmu dengan penolakan yang kuat, dan menentang para ahli ilmu dengan sikap permusuhan yang keras. Golongan itu memandang akal dengan kedudukan seperti ini (yakni rendah atau buruk), dan menjauh dari orang-orang yang berakal dengan penolakan yang kuat. Mereka bahkan meyakini bahwa orang yang berakal itu bernasib buruk, sedangkan orang yang bodoh justru dianggap beruntung. Cukuplah sebagai bukti kesesatan seseorang yang memiliki keyakinan seperti ini ten...