Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

METODE MUSYAWARAH DAN BAHTSUL MASAIL

METODE MUSYAWARAH DAN BAHTSUL MASAIL MEMPERTAHANKAN TRADISI 1.      PENDAHULUAN Pondok pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan tertua di Indonesia bahkan lebih tua dari Indonesia itu sendiri, karena dari pesantren itulah lahir tokoh-tokoh yang berpengaruh dan para pejuang kemerdekaan Indonesia. Itu tidak lain di dukung oleh sistem dan konsep pendidikan pesantren yang tidak lain adalah sebagai lembaga yang bereksistensi tafaqquh fiddin yakni memperdalam pemahaman keilmuan agama. Keilmuan agama Islam yang begitu beragam dan kompleks dipelajari dengan sistematis dan utuh di pesantren. Tidak akan kita jumpai di sekolah-sekolah atau madrasah-madrasah lain yang mendalami ilmu agama layaknya pesantren. Meski begitu pesantren bukanlah sebuah lembaga pendidikan yang mengedepankan ta’lim atau pengajaran (transfer of  knowledge)  yang hanya berkutat pada keilmuan belaka, tapi pesantren lebih mengedepankan aspek tarbiyah yakni pendidikan, pendidikan dalam segal...

CARA MENGETAHUI ARAH QIBLAT PALING AKURAT

CARA MENGETAHUI ARAH QIBLAT PALING AKURAT Menghadap Qiblat adalah salah satu syarat sah shalat yang sudah menjadi kesepakatan 4 Madzhab. Madzhab Syafi'i menambah dan menetapkan tiga kaidah dalam memenuhi persyaratan menghadap Qiblat, yaitu : 1. Menghadap Qiblat dengan yakin (Qiblat Yakin). Yaitu bila seseorang melihat Ka'bah secara langsung, maka wajib baginya menghadap Ka'bah dengan penuh keyakinan, ini disebut juga 'Ainul Ka'bah. Dan bila orang tersebut berada dalam Ka'bah, maka Qiblatnya adalah dinding Ka'bah. 2. Menghadap Qiblat dengan perkiraan (Qiblat Dzon). Yaitu jika seseorang berada diluar Masjidil Haram atau disekitar Makkah, maka wajib menghadap ke arah Majidil Haram dengan maksud menghadap Ka'bah secara Dzon, ini disebut juga Jihatul Ka'bah. 3. Menghadap Qiblat dengan Ijtihad (Qiblat Ijtihad). Yaitu bagi orang yang berada diluar tanah Haram Makkah atau negara selain Makkah seperti Indonesia, maka wajib menghadap Qiblat dengan ...

MINHAJUL ARIFIN Bab 6

KITAB MINHAJUL 'ARIFIN KARYA IMAM AL GHOZALI Bab 6 Tentang Syukur الباب السادس  باب الشكر  وفي كل نفس من أنفاس العبد نعمة لله تتجدد عليه يلزمه القيام بشكرها , وأدني الشكر أن يرى النعمة من الله تعالى ويرضى بما أعطاه ولا يخالفه بشيء  من نعمه , Bab Enam Tentang Syukur Dalam setiap nafas seorang hamba terdapat nikmat Allah  yang senantiasa baru, karena itu dia harus melazimkan sikap syukur  kepada-Nya. Syukur yang paling rendah adalah memandang kenikmatan itu  sebagai pemberian dari Allah ta'ala, meridloi apa yang Dia berikan dan  tidak mengingkari sedikitpun dari nikmat-nikmat-Nya. وتمام الشكر  في الاعتراف بلسان السر أن الخلق كلهم يعجزون عن أداء شكره على أصغر جزء  من نعمه وإن بلغوا غاية المجهود ؛ لأن التوفيق للشكر نعمة حادثة يجب الشكر  عليها , فيلزمك على كل شكر شكر إلى مالا نهاية له , Sempurnanya syukur ada di dalam pengakuan dengan ungkapan batin bahwa segenap makhluk adalah lemah untuk mensyukuri nikmat yang pelin...

MINHAJUL ARIFIN Bab 5

KITAB MINHAJUL ARIFIN  KARYA IMAM AL GHOZALI Bab 5 Tentang Dzikir الباب الخامس  باب الذكر اجعل قلبك قبلة لسانك واشعر عند الذكر حياء العبودية وهيبة الربوبية . Bab 5 Tentang Dzikir Jadikanlah hatimu sebagai kiblat lisanmu, peliharalah rasa malu di  saat beribadah dan rasa takut kepada Tuhan ketika berdzikir. وأعلم بأن الله تعالى يعلم سر قلبك ويرى ظاهر فعلك ويسمع نجوى قولك ,  فاغسل قلبك بالحزن وأوقد فيه نار الخوف فإذا زال حجاب الغفلة عن قلبك ,  كان ذكرك به مع ذكره لك , Ketahuilah bahwa Allah Ta'ala mengetahui  rahasia hatimu, melihat dzohir perbuatanmu dan mendengar bisikan  ucapanmu. Maka basuhlah hatimu dengan kesedihan dan nyalakan di dalamnya api rasa takut. Karena ketika tabir kelalaian hilang dari hatimu, maka  dzikirmu kepada-Nya akan ada bersama dzikir-Nya kepadamu. قال  الله تعالى : { ولذكر الله أكبر } ؛ لأنه ذكرك مع الغناء عنك , وأنت ذكرته  مع الفقر إليه , فقال الله تعالى : { ألا بذكر الله تطمئن القلوب } ؛...

MINHAJUL ARIFIN Bab 4

KITAB MINHAJUL ARIFIN KARYA IMAM AL GHOZALI Bab 4 Tentang Niat الباب الرابع  باب النية لابد للعبد من النية في كل حركة وسكون ( فإنما الأعمال بالنيات ولكل امرئ ما نوى ) و( نية المؤمن خير من عمله ) Bab Empat Tentang Niat Seorang hamba tentu mempunyai niat dalam setiap gerak dan diamnya. "Sesungguhnya amalan itu bergantung pada niatnya dan setiap orang  mendapatkan apa yang diniatkannya". "Niatnya orang beriman lebih baik daripada amalannya". والنية تختلف حسب اختلاف الأوقات , وصاحب النية نفسه منه في تعب , والناس منه في راحة , وليس شيء على المريد أصعب من حفظ النية . Niat itu berbeda-beda menurut perbedaan waktunya, niat itu menyertai dirinya di dalam kepayahan dan menyertai manusia di dalam ketentraman. Tiada  sesuatu yang lebih sulit bagi seorang murid (penempuh jalan menuju Allah) daripada menjaga niatnya.

MINHAJUL ARIFIN Bab 1

KITAB MINHAJUL 'ARIFIN KARYA IMAM AL GHOZALI Bab 1: Penjelasan Tentang Para Murid الباب الاول  البيان نحو المريدين يدور على ثلاثة أصول : الخوف والرجاء والحب .فالخوف : فرع العلم .والرجاء : فرع اليقين .والحب : فرع المعرفة .  فدليل الخوف : الهرب .ودليل الرجاء : الطلب .ودليل الحب : إيثار المحبوب . Bab Pertama Penjelasan Tentang Para Murid (Penempuh Jalan Menuju Allah) Penjelasan ini meliputi tiga prinsip, yaitu takut kepada Allah (khouf), harapan kepada Allah (roja') dan cinta kepada Allah (hubb). Khouf adalah cabangnya ilmu, Roja' adalah cabangnya yakin dan Hubb adalah cabangnya ma'rifat. Bukti Khouf adalah lari dari larangan-larangan-Nya, bukti Roja' adalah mencari rahmat-Nya dan bukti Hubb adalah mengutamakan yang dicintai yaitu Allah. ومثال ذلك : الحرم و المسجد والكعبة , فمن دخل حرم الإرادة أمن من الخلق , ومن دخل المسجد أمنت جوارحه أن يستعملها في معصية الله تعالى , ومن دخل الكعبة أمن قلبه أن يشتغل بغير ذكر الله عز وجل . Analoginya ada...

MINHAJUL ARIFIN Bab 3

KITAB MINHAJUL 'ARIFIN KARYA IMAM AL GHOZALI Bab 3: Tentang Penjagaan الباب الثالث  باب الرعاية قال رسول الله ( صلي الله عليه و سلم : " طلب العلم فريضة على كل مسلم " , وهو علم الأنفاس فيجب أن يكون نفس المريد شكرا أو عذرا , فإن قبل ففضل وإن رد فعدل , فطائع الحركة بالتوفيق و السكون بالعصمة ولا يستقيم ذلك له إلا بدوام الافتقار والاضطرار . Bab Tiga Tentang Penjagaan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : "Mencari ilmu hukumnya wajib bagi setiap muslim". Maksudnya dalah ilmu jiwa, maka jiwa seorang murid wajib dalam keadaan bersyukur atau dalam keadaan udzur, jika menerima maka memberi karunia dan jika menolak maka secara adil. Keta'atan gerakan dengan taufiq dan diamnya dengan penjagaan, hal itu tidak bisa lurus kecuali dengan langgengnya perasaan butuh dan sangatnya butuh kepada Allah. ومفتاح ذلك : ذكر الموت ؛ لأن فيه راحة من الحبس ونجاة من العدو , وقوامه برد العمر على يوم واحد , ولن يلتئم ذلك إلا بالتفكير في الأوقات , Kuncinya...

MINHAJUL 'ARIFIN Bab 2

"KITAB MINHAJUL 'ARIFIN" KARYA IMAM AL GHOZALI Bab 2: Tentang Hukum-hukum الباب الثاني باب الأحكام وإعراب القلوب على أربعة أنواع : رفع , وفتح , وخفض , ووقف . Bab Dua Tentang Hukum-hukum I'robnya hati ada empat macam : 1. Rofa' (naik/terangkat) 2. Fath (terbuka) 3. Khofadz (turun) 4. Waqf (berhenti/mati) فرفع القلب : في ذكر الله . وفتح القلب : في الرضاء عن الله تعالى . وخفض القلب : في الاشتغال بغير الله تعالى . ووقف القلب : في الغفلة عن الله تعالى . Rofa' (naik/terangkat) nya hati adalah ketika dzikir kepada Allah, Fath (terbuka) nya hati adalah ketika ridho kepada Allah, Khofadz (turun) nya hati adalah ketika sibuk dgn selain Allah, Waqof (berhenti/mati) nya hati adalah ketika lalai dari Allah. فعلامة الرفع ثلاثة أشياء : وجود الموافقة , وفقد المخالفة , ودوام الشوق . وعلامة الفتح ثلاثة أشياء : التوكل , والصدق , واليقين . Tanda rofa' nya hati ada 3 : 1. Adanya kecocokan 2. Hilangnya penyimpangan 3. Lestari...

MINHAJUL ARIFIN MUQADDIMAH

"KITAB MINHAJUL 'ARIFIN" KARYA IMAM AL GHOZALI MUQADDIMAH بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله اللذى نور قلوب العارفين بذكره, وانطق السنتهم بشكره, وعمر جوارحهم بخدمته, Dengan menyebut nama Allah yang maha Pengasih lagi maha Penyayang. Segala puji bagi Allah yang telah menerangi kalbu orang-orang 'arif dengan berdzikir kepada-Nya, menggerakkan lisan mereka dengan bersyukur kepada-Nya, dan menyibukkan anggota badan mereka dengan berbakti kepada-Nya. فهم في رياض الانس يرتعون والي اوكار المحبة ياءوون , ذكرهم فذكروه, واحبهم فاحبوه, ورضي عنهم فرضوا عنه, Mereka terpelihara di taman keakaraban dan berlindung di sarang kecintaan. Allah mengingat mereka maka merekapun mengingat-Nya, Allah mencintai mereka maka merekapun mencintai-Nya dan Allah meridloi mereka maka merekapun ridlo kepada-Nya. راءس مالهم الافتقار ونظام امرهم الاضطرار, علمهم دواء الذنوب, وعرفهم طب القلوب, فهم مصابيح انوار حجته, ومفاتيح خزائن حكمته, Modal mereka adalah perasaan butuh kepada ...

HUKUM KHITAN DAN HIKMAHNYA

HUKUM KHITAN DAN HIKMAHNYA Mungkin sebagian dari kita ada yang belum mengerti tentang seluk beluk khitan. Bisa jadi, sebagian orang tua mengh-khitan-kan anaknya hanya karena mengikuti tradisi. Maka alangkah baiknya terlebih dahulu kita mengetahui apa itu khitan, apa hukumnya dan apa hikmah yang terkandung didalamnya, agar kita benar-benar dapat menghayati suatu amal yang kita lakukan. Pengertian Khitan secara lughawi (etimologi) merupakan bentuk masdar dari fi’il madi khotana (خَتَنَ) yang berarti memotong. Dan pengertian khitan menurut syari’at atau secara terminologi bagi laki-laki adalah memotong seluruh kulit yang menutup hasyafah (kepala kemaluan laki-laki) hingga semuanya terbuka. Sedang bagi wanita khitan adalah memotong bagian bawah kulit yang disebut Nawat yang berada di bagian atas farji (kemaluan wanita). Kemudian bagaimana dengan hukum khitan? Khitan merupakan salah satu syari’at yang Allah Ta’ala perintahkan kepada hamba-hamba-Nya berdasarkan firman Allah subhanahu...

HAK ANAK ATAS ORANG TUA

HAK ANAK ATAS ORANG TUA Abu Al-Laits As-Samarqandi meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu anh ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; " مِنْ حَقِّ الْوَلَدِ عَلَى الْوَالِدِ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ: أَنْ يُحْسِنَ اسْمَهُ إِذَا وُلِدَ، وَيُعَلِّمَهُ الْكِتَابَ إِذَا عَقَلَ، وَيُزَوِّجَهُ إِذَا أَدْرَكَ " “ Diantara hak anak yang harus dipenuhi oleh orang tua ada tiga, yaitu; Memberi nama yang bagus, mengajarkan kitab Allah dan mengawinkannya jika telah aqil baligh”. HIKAYAT Diriwayatkan dari sayyidina Umar radhiyallahu anh bahwa seorang laki-laki datang kepadanya bersama dengan anaknya dan berkata; Putraku ini durhaka kepadaku. Maka sayyidina Umar radhiyallahu anh berkata kepada anak tersebut; Apakah engkau tidak takut kepada Allah hingga engkau berlaku durhaka kepada orang tuamu? Sesungguhnya hak kewajiban anak terhadap orang tua begini dan begini…. Lalu anak itu berkata; Wahai Amirul Mukminin; Bukankah seorang anak juga punya hak atas o...

Nadzam Mathlab

الـحـــمــــد لــلّـــه الــعـلـي الــباري الـمـؤمــن الـمـهــيــمــن الــجـــبـار ثـم الــصـلاة والــسـلام الـنـامي عــلـــى الــــنــــبــي ســــــيـــــــد الأنـام بـعـــد فـــقــال عـــــبـــده الــمــوفــق مــــنـــــتـــخـــب والـــــده الـــمـــوفــــق يـا طـالـبـا الـعـلم رفـيــع الأدب تـــعــلـم الـــعــلــم بــهــــــذا الأدب فـطهر الـقلب وصحــح الـنـيـة وابــتــغ بالأســباب لابالأمـنـبـة وأد مـا عـلـيـك مـفــروض بــلا إدخال نـقـصان فــذا ما قـبـلا وراع حـــــتــــما حـــــــــــق والــديــن فكل حـــــــق هـو مـثــل الـديـن ووقــــر الــعـــلـم وعـــظــم شــــأنــه واجـتـنـب الفـسـق فذاك شأنه واصــرف لـــه دراهـم والـذهــبـا فــما ســــــواه كل شــيء ذهـــبـا وزاحــــم الــفـحـــول بـالكـــرامــــة وفــــــــرق الـــبــــطـــــنـــة والـــــنــــوامــــة وشــرد الـمنية واسـتعص الـهوى فمن يصـر تابعـها فـقـــدغـوى وجد في الطلب جدا أن تـجد وقيل في الـمطلب من جد يجد واصبر على مرارة الـذل ومن وما أصاب من مصائب الزمن وجـمـع الفهم مع الـخط ...