Cara Mendefinisikan Sesuatu Dalam Ilmu Manṭiq (Logika) - Isagoge (إيساغوجي)


القَوْلُ الشَّارِحُ

الحَدُّ قَوْلٌ دَاْلٌ عَلَى مَاهِيَّةِ الشَّيْءِ ، وَهُوَ الذي يَتَرَكَّبُ مِنْ جِنْسِ الشَّيْءِ وَفَصْلِهِ الْقَرِيبَيْنِ ، كَالحَيَوَانِ النَّاطِقِ بِالنِّسبَةِ إِلَى الإِنْسَانِ وَهْوَ الحَدُّ التَّامُّ وَالحَدُّ النَّاقِصُ وَهْوَ الَّذِي يَتَرَكَّبُ مِنْ جِنْسِ الشَيْءِ الْبَعِيدِ وَفَصلِهِ الْقَرِيبِ ، كَالجِسْمِ النَّاطِقِ بِالنِّسْبَةِ إِلَى الإِنْسَانِ ، وَالرَّسْمُ التَامُّ وَهُوَ الَّذِي يَتَرَكَّبُ مِنْ جِنْسِ الشَّيءِ الْقَرِيبِ وَخوَاصِّهِ الَّلاَزِمَةِ لَهُ كَالحَيَوَانِ الضَّاحِك في تَعْرِيّفِ الإِنْسَانِ ، وَالرَّسْمُ النَّاقِصُ ، وَهُوَ الَّذِيَ يَتَرَكَّبُ مِنْ عَرَضِيَّاتٍ تَخْتَصُّ جُمْلَتُهَا بِحَقَيقَةٍ وَاحِدَةٍ كَقَوْلِنَا فِي تَعْرِيفِ الإنْسَانِ إنَّهُ مَاشٍ عَلَى قَدمَيْه ، عَرِيضُ الأَظْفَارِ ، بَادِي الْبَشَرَةِ ، مُسْتَقِيمُ الْقَامَةِ ، ضَحَّاك بِالطَبْعِ .

 

القَوْلُ الشَّارِحُ

(Ucapan/definisi yang menjelaskan hakikat sesuatu)

 

Al-Ḥadd (definisi esensial) adalah suatu perkataan yang menunjukkan mahiyyah (hakikat/esensi) sesuatu.

Yaitu definisi yang tersusun dari jins (genus) sesuatu dan faṣl (pembeda esensial) yang paling dekat.

Contohnya: ‘hewan yang berakal/berbicara’ (الحيوان الناطق) sebagai definisi bagi manusia. Ini disebut al-ḥadd at-tāmm (definisi sempurna).

Dan ada al-ḥadd an-nāqiṣ (definisi kurang sempurna), yaitu definisi yang tersusun dari jins yang jauh dan faṣl yang dekat.

Contohnya: ‘jasad/tubuh yang berakal’ (الجسم الناطق) sebagai definisi bagi manusia.

Dan ada ar-rasm at-tāmm (deskripsi sempurna), yaitu definisi yang tersusun dari jins yang dekat dan sifat khas yang lazim baginya.

Contohnya: ‘hewan yang tertawa’ (الحيوان الضاحك) dalam mendefinisikan manusia.

Dan ada ar-rasm an-nāqiṣ (deskripsi kurang sempurna), yaitu definisi yang tersusun dari beberapa sifat aksidental, yang keseluruhannya khusus bagi satu hakikat.

Seperti perkataan kita dalam mendefinisikan manusia:
‘Ia adalah makhluk yang berjalan dengan dua kaki, kukunya lebar, kulitnya tampak (tidak tertutup bulu tebal), berdiri tegak, dan secara tabiat suka tertawa.’

 

Penjelasan sederhana:

Bagian ini membahas cara mendefinisikan sesuatu dalam ilmu manṭiq, disebut القول الشارح (ucapan penjelas). Ada 4 tingkatan definisi:

1) الحد التام (Definisi sempurna)

= Jins dekat + Faṣl dekat

Contoh manusia:

  • Hewan → jins
  • Berakal/berbicara → faṣl
    Manusia = hewan yang berakal

Ini definisi paling tepat karena menyentuh hakikat inti manusia.

 

2) الحد الناقص (Definisi kurang sempurna)

= Jins jauh + Faṣl dekat

Contoh:

  • Jasad/tubuh yang berakal

Masih benar, tapi terlalu umum, karena “jasad” lebih jauh daripada “hewan”.

 

3) الرسم التام (Deskripsi sempurna)

= Jins dekat + Khāṣṣah (sifat khas)

Contoh:

  • Hewan yang tertawa

“Tertawa” bukan inti hakikat manusia, tapi sifat khas manusia.

 

4) الرسم الناقص (Deskripsi kurang sempurna)

= kumpulan ciri-ciri lahiriah/aksidental

Contoh manusia:

  • berjalan dengan dua kaki
  • kuku lebar
  • kulit tampak
  • berdiri tegak
  • suka tertawa

Ini hanya menggambarkan ciri, bukan menjelaskan hakikat.

 

Kesimpulan:

Dalam manṭiq, cara mengenal sesuatu ada tingkatan:

  1. Ḥadd Tām → paling sempurna → menjelaskan inti hakikat
  2. Ḥadd Nāqiṣ → masih hakiki tapi kurang tepat
  3. Rasm Tām → deskripsi kuat tapi bukan inti hakikat
  4. Rasm Nāqiṣ → hanya gambaran ciri-ciri luar

Contoh untuk manusia:

  • Ḥadd Tām: hewan yang berakal ✅ (terbaik)
  • Ḥadd Nāqiṣ: jasad yang berakal
  • Rasm Tām: hewan yang tertawa
  • Rasm Nāqiṣ: berjalan dua kaki, tegak, kuku lebar, dll.

Pembahasan ini adalah dasar ilmu ta‘rīf (definisi) dalam manṭiq: bagaimana menjelaskan sesuatu secara tepat sesuai tingkat kejelasannya.

 

Sumber: إيساغوجي

لأثير الدين المفضل بن عمر الأبهري ( 630 هـ )

 

Baca juga:

Dasar Penalaran Logis Dibangun Dari Proposisi - Isagoge (إيساغوجي)

Pembahasan Penting Basmalah (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ) Masalah Ke 6-13

Tiga Pilar Penyempurna Diri: ilmu Meluruskan Pikiran, Amal Meluruskan Tindakan, Ahwal Meluruskan Hati – Gramatika Qalbu - نحو القلوب

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kitab Mujarab

Memahami Bahasa Untuk Memahami Makna, Menghidupkan Hati Untuk Mendekat Kepada-Nya – Gramatika Qalbu - نحو القلوب

باب الأسماء واشتقاقها Bab: Tentang Isim (Nama) dan asal-usul pembentukannya.   قال أهل العبارة: الاسم مشتق من السمو أو من السمة على ال...