Memohon ‘Athf (Kasih Sayang Allah), Luṭf (Kelembutan-Nya), Dan Disambungkan Dengan Orang-Orang Dekat Kepada-Nya – Gramatika Qalbu - نحو القلوب

Memohon ‘Athf (Kasih Sayang Allah), Luṭf (Kelembutan-Nya), Dan Disambungkan Dengan Orang-Orang Dekat Kepada-Nya – Gramatika Qalbu - نحو القلوب

فصل

Pasal

حروف العطف تتبع الآخر الأول
Huruf-huruf ‘athaf menjadikan kata yang terakhir mengikuti yang pertama.

Dalam nahwu:
kata yang di-‘athaf-kan (المعطوف) mengikuti kata sebelumnya (المعطوف عليه) dalam i‘rab.

Contoh:

جاء زيدٌ وعمروٌ
Zaid dan Amr datang.
عمروٌ mengikuti زيدٌ dalam rafa‘.

Maknanya:
yang kedua disambungkan kepada yang pertama.

Lalu makna isyarat:

وأهل الإشارة توسلوا إلى الله تعالى في العطف عليهم
Dan para ahli isyarat bertawassul kepada Allah agar Dia memberi ‘athf (kasih sayang/perhatian lembut) kepada mereka.

Kata العطف di sini indah sekali, karena punya dua lapis makna:

  1. Dalam nahwu = penghubung/penyambung.
  2. Dalam ruhani = kasih sayang, perhatian, kelembutan.

Mereka memohon:

Ya Allah, limpahkan perhatian dan kasih-Mu kepada kami.

واللطف بهم
Dan agar Dia berlaku lembut kepada mereka.

اللطف = kelembutan Ilahi:

  • menyelamatkan dari fitnah,
  • menolong secara halus,
  • memberi jalan keluar tak terduga,
  • menjaga hati dari keras,
  • memberi taufik tanpa terasa.

Dalam tasawuf:
luṭf Allah adalah rahmat tersembunyi yang bekerja diam-diam.

ليلحقهم بأهل قربه
Agar Allah menyusulkan mereka kepada orang-orang yang dekat dengan-Nya.

Ini inti fasal.

Seperti kata yang di-‘athaf-kan ikut kata pertama,
mereka berharap:

disambungkan dengan ahlul-qurb (orang-orang dekat kepada Allah).

Yakni:

  • para nabi,
  • shiddiqin,
  • syuhada,
  • shalihin,
  • orang-orang ikhlas.

Bukan karena layak,
tetapi karena ‘athf dan luṭf Allah.

ويجعلهم من حزبه
Dan menjadikan mereka termasuk golongan-Nya.

حزب الله = golongan Allah:
orang-orang yang:

  • menolong agama-Nya,
  • mencintai-Nya,
  • setia kepada-Nya,
  • hidup dalam ketaatan.

Sebagaimana firman Allah:

“Ketahuilah, sesungguhnya حزب الله (golongan Allah) itulah orang-orang yang beruntung.”

Maksud keseluruhan

Padanan penulis:

Nahwu

Ruhani

عطف = menyambungkan

عطف = kasih sayang Allah

yang kedua mengikuti yang pertama

hamba berharap disambungkan dengan orang saleh

تابع

ikut jejak ahlul-qurb

حروف العطف

wasilah tersambung kepada Allah

 

Inti fasal

Pesan utamanya:

Jangan berharap sampai kepada Allah dengan kekuatan diri sendiri; mintalah ‘athf (kasih sayang) dan luṭf (kelembutan) Allah agar Dia menyambungkanmu dengan hamba-hamba pilihan-Nya.

Ringkasnya:

Yang membuat seseorang tersambung kepada orang-orang dekat dengan Allah bukan amalnya semata, tetapi kasih sayang Allah yang meng-‘athaf-kan dirinya kepada mereka.

Atau:

Jika Allah berkenan menyambungkanmu dengan orang-orang saleh, itu adalah salah satu bentuk luṭf-Nya yang terbesar.

Sumber:

الكتاب: نحو القلوب

المؤلف: الامام عبد الكريم بن هوزان بن عبد الملك القشيرى (المتوفى: 465 ه)

Baca juga:

Amal Yang Selalu Mengikuti Manusia, Baik Atau Buruk – Gramatika Qalbu - نحو القلوب 

Meneguhkan Iman, Mengokohkan Janji Kepada Allah, Dan Istiqamah Di Jalan-Nya - نحو القلوب

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kitab Mujarab

Memohon ‘Athf (Kasih Sayang Allah), Luṭf (Kelembutan-Nya), Dan Disambungkan Dengan Orang-Orang Dekat Kepada-Nya – Gramatika Qalbu - نحو القلوب

فصل Pasal حروف العطف تتبع الآخر الأول Huruf-huruf ‘athaf menjadikan kata yang terakhir mengikuti yang pertama. Dalam nahwu: kata ...