Keutamaan Akal dan Celaan terhadap Hawa Nafsu
“Adab (etika) dalam urusan dunia dan agama”
Bab Pertama: Keutamaan Akal dan Celaan terhadap Hawa Nafsu
Dan Allah menjadikan apa yang Dia bebankan kepada mereka (syariat) menjadi dua bagian:
1. Bagian yang wajib menurut akal, lalu syariat menegaskannya.
2. Bagian yang boleh (mungkin) menurut akal, lalu syariat mewajibkannya.
Maka akal menjadi penopang bagi keduanya.
وَقَالَ بَعْضُ الْحُكَمَاءِ : الْعَقْلُ أَفْضَلُ مَرْجُوٍّ ، وَالْجَهْلُ أَنْكَى عَدُوٍّ .
وَقَالَ بَعْضُ الْأُدَبَاءِ : صَدِيقُ كُلِّ امْرِئٍ عَقْلُهُ وَعَدُوُّهُ جَهْلُهُ .
Sebagian sastrawan berkata: “Sahabat setiap orang adalah akalnya, dan musuhnya adalah kebodohannya.”
وَقَالَ بَعْضُ الْبُلَغَاءِ : خَيْرُ الْمَوَاهِبِ الْعَقْلُ ، وَشَرُّ الْمَصَائِبِ الْجَهْلُ .
وَقَالَ بَعْضُ الشُّعَرَاءِ ، وَهُوَ إبْرَاهِيمُ بْنُ حَسَّانَ :
يَزِينُ الْفَتَى فِي النَّاسِ صِحَّةُ عَقْلِهِ # وَإِنْ كَانَ مَحْظُورًا عَلَيْهِ مَكَاسِبُهْ
Sebagian ahli syair yaitu Ibrahim bin Hassan berkata:
يَشِينُ الْفَتَى فِي النَّاسِ قِلَّةُ عَقْلِهِ # وَإِنْ كَرُمَتْ أَعْرَاقُهُ وَمَنَاسِبُهْ
يَعِيشُ الْفَتَى بِالْعَقْلِ فِي النَّاسِ إنَّهُ # عَلَى الْعَقْلِ يَجْرِي عِلْمُهُ وَتَجَارِبُهْ
وَأَفْضَلُ قَسْمِ اللَّهِ لِلْمَرْءِ عَقْلُهُ # فَلَيْسَ مِنْ الْأَشْيَاءِ شَيْءٌ يُقَارِبُهْ
إذَا أَكْمَلَ الرَّحْمَنُ لِلْمَرْءِ عَقْلَهُ # فَقَدْ كَمُلَتْ أَخْلَاقُهُ وَمَآرِبُهْ
Jika Ar-Rahman telah menyempurnakan akal seseorang, maka sempurnalah akhlak dan tujuan-tujuannya.
وَقَدْ يَنْقَسِمُ قِسْمَيْنِ : غَرِيزِيٍّ وَمُكْتَسَبٍ .
فَالْغَرِيزِيُّ هُوَ الْعَقْلُ الْحَقِيقِيُّ .
إذَا تَمَّ عَقْلُ الْمَرْءِ تَمَّتْ أُمُورُهُ # وَتَمَّتْ أَمَانِيهِ وَتَمَّ بِنَاؤُهُ
2. Akal yang diperoleh (muktasab)
Adapun akal bawaan adalah akal yang hakiki.
Dengan akal itu manusia dibedakan dari seluruh hewan.
Sebagaimana dikatakan oleh Salih ibn Abd al-Quddus:
Adh-Dhahhak meriwayatkan tentang firman Allah Ta‘ala: { لِيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّا }
(Agar dia memberi peringatan kepada orang yang hidup), (Al-Qur'an, Surah Yasin ayat 70).
Untuk memahami lebih dalam, baca juga Definisi akal dan tempatnya:

Komentar
Posting Komentar