Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar Ahmad bin Muhammad bin Sahl, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ahmad bin al-Barra’, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul Mun‘im bin Idris bin Sinan, ia berkata: telah menceritakan kepadaku ayahku, dari kakeknya Wahb, ia berkata: Abu Hurairah berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:
«كل الأعاجيب كانت في بني إسرائيل، حدثوا عنهم ولا حرج، فلو حدثتكم حديث العجوزين لعجبتم»
“Segala kisah yang menakjubkan pernah terjadi pada Bani Israil. Maka ceritakanlah tentang mereka dan tidak mengapa. Seandainya aku menceritakan kepada kalian kisah dua orang perempuan tua, niscaya kalian akan merasa heran.”
Para sahabat bertanya:
“Wahai Rasulullah, siapakah dua perempuan tua itu?”
Beliau bersabda:
“Pada zaman Bani Israil ada seorang laki-laki yang mempunyai seorang istri yang sangat ia cintai.
Bersama istrinya itu ada ibunya (ibu si istri) yang sudah tua dan berperangai buruk.
Ibu itu selalu menghasut putrinya agar menyakiti (atau memusuhi) ibu dari suaminya.
Suaminya mendengar perkataan istrinya dan ia sangat mencintainya.
Lalu istrinya berkata kepada suaminya:
“Aku tidak akan pernah rela kepadamu sampai engkau mengusir ibumu dari sisiku.”
Padahal kedua perempuan tua itu sudah sama-sama buta penglihatannya.
Istrinya tidak berhenti mendesaknya hingga akhirnya ia membawa ibunya keluar.
Lalu ia menempatkan ibunya itu di tanah yang sepi (padang tandus) tanpa makanan dan tanpa minuman, agar binatang-binatang buas memakannya.
Kemudian ia meninggalkannya dan pergi.
Ketika malam tiba, binatang-binatang buas mulai mendatanginya. Lalu datanglah seorang malaikat dari para malaikat, dan berkata kepadanya:
“Suara-suara apakah ini yang aku dengar di sekelilingmu?”
Wanita tua itu berkata:
“Baik, ini hanyalah suara unta, sapi, dan domba.”
Malaikat itu berkata:
“Baiklah, biarlah begitu.”
Kemudian malaikat itu pergi meninggalkannya.
Ketika pagi tiba, lembah itu telah dipenuhi dengan unta, sapi, dan domba.
Lalu putranya berkata:
“Seandainya aku pergi menemui ibuku dan melihat apa yang telah terjadi.”
Kemudian ia datang, dan ternyata lembah itu sudah dipenuhi dengan unta, sapi, dan domba.
Ia berkata:
“Wahai ibuku, apa ini?”
Wanita tua itu berkata:
“Wahai anakku, rezeki dan karunia Allah ini diberikan kepadaku, padahal engkau telah durhaka kepadaku dan menuruti perintah istrimu dalam hal itu.”
Lalu ia berkata kepadanya untuk mengambil ibunya, dan ia membawa serta semua hewan ternak (unta dan sapi) yang diberikan kepadanya.
Setelah itu, ketika ia kembali, ia membawa ibunya bersama harta yang diperolehnya itu kepada istrinya.
Istrinya berkata kepadanya:
“Demi Allah, aku tidak akan rela kepadamu sampai engkau membawa ibuku dan menempatkannya di tempat yang sama seperti ibumu dulu diletakkan, sehingga ia mengalami hal yang sama seperti ibumu.”
Kemudian ia pergi membawa wanita tua itu (ibu istrinya), dan menempatkannya di tempat yang sama seperti ibunya sendiri sebelumnya.
Setelah itu, ia meninggalkannya.
Ketika malam tiba, wanita tua itu dihampiri binatang buas.
Kemudian datang malaikat yang dikirim Allah kepada wanita tua pada tempat yang ditempati wanita sebelumnya, dan berkata:
“Wahai wanita tua, suara-suara apakah ini yang aku dengar di sekelilingmu?”
Wanita tua itu berkata:
“Celaka, demi Allah, ini sulit! Binatang-binatang buas ini ingin memakan aku.”
Malaikat itu berkata:
“Baiklah, biarlah ia mendapat kesulitan dan bencana itu.”
Kemudian malaikat itu pergi meninggalkannya.
Binatang-binatang buas datang kepadanya dan memakannya.
Ketika pagi tiba.
Istrinya berkata kepadanya:
“Pergilah, lihat apa yang telah terjadi pada ibuku.”
Ia pun pergi untuk melihat, tetapi ia hanya menemukan sisa-sisa tulang ibunya yang tersisa dari binatang-binatang buas.
Ia kembali kepada istrinya dan memberitahukannya.
Istrinya bersedih sangat atas ibunya, lalu ia mengambil tulang-tulang ibunya, membungkusnya dengan kain, dan meletakkannya di hadapan putrinya, hingga akhirnya ia meninggal karena sedih yang mendalam.
Baca juga: Siapa Sajakah Orang-orang Yang Pernah Menguasai Dunia Sepenuhnya

Komentar
Posting Komentar