Judul Asli:
التبصير في
الدين وتمييز الفرقة الناجية عن الفرق الهالكين
(At-Tabṣīr fī ad-Dīn wa Tamyīz al-Firqah an-Nājiyah 'an
al-Firaq al-Hālikīn)
Penulis:
Abu al-Muzaffar Tahir bin Muhammad
al-Isfarayini
Nama lengkap:
طاهر
بن محمد بن أحمد بن محمد الإسفراييني
Kunyah:
أبو
المظفر
Wafat:
471 Hijriah (1078 M)
Tentang
Kitab:
Kitab At-Tabṣīr fī ad-Dīn
merupakan salah satu karya penting dalam bidang akidah Ahlus Sunnah wal
Jamaah dan ilmu aliran (al-Milal wa an-Niḥal). Di dalamnya, penulis
menjelaskan:
- Pokok-pokok akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah.
- Dalil-dalil tentang kebenaran akidah tersebut.
- Penjelasan mengenai firqah an-nājiyah (golongan yang
selamat).
- Pembahasan berbagai kelompok yang dianggap menyimpang
dari akidah Ahlus Sunnah, seperti Khawarij, Qadariyah, Jabariyah,
Mu'tazilah, Rafidhah, Murji'ah, Karramiyah, dan kelompok-kelompok lainnya.
- Bantahan terhadap berbagai penyimpangan teologis yang
berkembang pada masa penulis.
Bidang
Ilmu
- Akidah
- Ilmu Kalam
- Al-Milal wa an-Niḥal (Kajian aliran-aliran dalam Islam)
- Ushuluddin
Mazhab
Penulis
- Fikih: Syafi'i
- Akidah: Ahlus Sunnah wal Jamaah (Asy'ari)
Kedudukan
Kitab
Kitab ini termasuk salah satu
rujukan klasik yang penting dalam tradisi teologi Asy'ari. Bersama karya-karya
ulama lain seperti karya-karya Abu Mansur al-Baghdadi dan Abu Bakr
al-Baqillani, kitab ini banyak dijadikan referensi untuk memahami perkembangan
pemikiran akidah Ahlus Sunnah dan sejarah munculnya berbagai firqah dalam
Islam.
Kitab ini juga sering dijadikan
sumber rujukan dalam kajian sejarah teologi Islam karena memuat gambaran
tentang kondisi pemikiran dan perdebatan akidah pada abad ke-5 Hijriah.
Nilai Ilmiah Kitab
Para peneliti sejarah pemikiran
Islam menjadikan At-Tabṣīr sebagai salah satu sumber primer untuk mempelajari
perkembangan teologi klasik. Kitab ini tidak hanya menyajikan uraian mengenai
keyakinan Ahlus Sunnah, tetapi juga mendokumentasikan pandangan berbagai
kelompok yang hidup pada masa penulis.
Karena itu, kitab ini memiliki dua
nilai penting sekaligus, yaitu sebagai karya teologi dan sebagai dokumen
sejarah pemikiran Islam abad pertengahan.
Keistimewaan Kitab
Beberapa keunggulan kitab ini antara
lain:
- Disusun secara sistematis.
- Menggabungkan pembahasan akidah dengan sejarah
pemikiran Islam.
- Menyajikan argumentasi berdasarkan Al-Qur'an, hadis,
dan penalaran ilmu kalam.
- Menjadi salah satu sumber primer dalam kajian sejarah
firqah.
- Banyak dijadikan rujukan oleh ulama setelahnya dalam
pembahasan akidah Asy'ari.
Kesimpulan
At-Tabṣīr fī ad-Dīn wa Tamyīz
al-Firqah an-Nājiyah 'an al-Firaq al-Hālikīn
merupakan salah satu karya monumental Abu al-Muẓaffar al-Isfarāyinī yang
menjelaskan prinsip-prinsip akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah menurut mazhab
Asy'ari, sekaligus mengulas berbagai aliran teologi yang berkembang dalam
sejarah Islam.
Hingga kini, kitab tersebut tetap
menjadi rujukan penting dalam kajian akidah, ilmu kalam, dan sejarah pemikiran
Islam, khususnya bagi para peneliti yang ingin memahami dinamika perdebatan
teologis pada abad ke-5 Hijriah.
Baca Penjelasan
Lengkapnya:
Hakikat
Mengenal Allah Menurut Imam Al-Isfarayini: Pondasi Iman Melalui Penafian dan
Penetapan Sifat-Sifat Kesempurnaan
Mengapa Sebagian Orang Meninggalkan Agama? Analisis Imam Al-Ghazali dalam Tahafut al-Falasifah
Fitnah yang Menghancurkan Cinta: Ketika Ketulusan Dituduh Sebagai Kepura-Puraan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar