الثالثة والعشرون- قوله تعالى : { وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ}
الرزق مصدر رزق يرزق رَزقا ورِزقا ، فالرزق بالفتح المصدر ، وبالكسر الاسم ، وجمعه
أرزاق ، والرزق : العطاء.
والرازقية : ثياب كتان بيض. وارتزق الجند : أخذوا
أرزاقهم. والرزقة : المرة الواحدة ، هكذا قال أهل اللغة.
وقال ابن السكيت : الرزق بلغة أزْدِشَنوءة :
الشكر ، وهو قوله عز وجل : {وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ} [الواقعة
: 82] أي شكركم التكذيب. ويقول : رزقني أي شكرني.
Pembahasan ke-23:
Firman Allah Ta‘ala:
{وَمِمَّا
رَزَقْنَاهُمْ}
(QS. Al-Baqarah: 3)
Kata “الرزق”
(rezeki) berasal dari kata kerja razaqa – yarzuqu yang berarti
memberi rezeki.
Penjelasan bahasa:
- “الرزق” dengan fathah → berarti kata kerja / mashdar
(sumber perbuatan)
- “الرزق” dengan kasrah → berarti kata benda (nama rezeki)
- Bentuk jamaknya: أرزاق
(arzaq) → rezeki-rezeki
- Ar-rizq
berarti: pemberian atau pemberian nikmat (anugerah)
Istilah-istilah terkait:
- “الرَّازِقِيَّة”
(ar-razāqiyyah) → nama jenis kain linen putih
- “ارتزق الجند” → tentara menerima gaji/nafkah mereka
- “الرزقة” → satu kali pemberian rezeki
Ini adalah penjelasan para ahli
bahasa Arab.
Pendapat
lain:
Ibn al-Sikkit berkata:
“Kata ‘الرزق’
dalam bahasa suku Azd Shanu’ah berarti ‘syukur’.”
Beliau menafsirkan firman Allah:
{وَتَجْعَلُونَ
رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ}
(QS. Al-Waqi’ah: 82)
Artinya:
“Dan kalian menjadikan ‘rezeki
kalian’ (yakni syukur kalian) justru dengan mendustakan (Allah).”
Menurut penjelasan ini:
- “rezeki” di sini bermakna syukur,
- sehingga maksud ayat: kalian malah mengganti syukur
dengan pendustaan.
Penjelasan Makna {يُنْفِقُونَ}
الرابعة والعشرون- قوله تعالى : {يُنْفِقُونَ}
ينفقون : يخرجون.
والإنفاق : إخراج المال من اليد ، ومنه نفق البيع
: أي خرج من يد البائع إلى المشتري.
ونفقت الدابة : خرجت روحها ، ومنه النافقاء لجُحْر
اليربوع الذي يخرج منه إذا أخذ من جهة أخرى.
ومنه المنافق ، لأنه يخرج من الإيمان أو يخرج
الإيمان من قلبه.
ونَيفق السراويل معروفة وهو مخرج الرجل منها.
ونفِق الزاد : فنى وأنفقه صاحبه.
وأنفق القوم : فني زادهم ، ومنه قوله تعالى
: { إِذاً لَأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ الأِنْفَاقِ} [الإسراء : 100].
Pembahasan ke-24:
Firman Allah
Ta‘ala:
{يُنْفِقُونَ}
(QS. Al-Baqarah: 3)
Kata “يُنْفِقُونَ” (yunfiqūn) berarti: mereka mengeluarkan (harta).
Penjelasan makna “infaq”:
- Infaq
berarti: mengeluarkan harta dari tangan (kepemilikan seseorang).
- Dari kata yang sama muncul berbagai makna dalam bahasa
Arab:
Asal
dan turunannya:
- “Nafaqa al-bay‘” (نَفَقَ البيع) → barang berpindah dari tangan penjual ke pembeli
(terjual).
- “Nafaqat ad-dabbah” (نَفَقَت
الدابة) → hewan mati (keluar ruhnya).
- “An-nafaqā’”
(النافقاء) →
lubang tikus tanah (jalur keluar hewan).
- “Al-munāfiq” (المنافق) → orang munafik, karena:
- keluar dari iman, atau
- iman keluar dari hatinya.
- “Nafaq as-sarāwīl”
(نَيفق السراويل) →
lubang celana (tempat keluarnya kaki).
- “Nafaq az-zād”
(نفِق الزاد) →
bekal habis (perbekalan musafir).
- “Anfaqa al-qawm”
(أنفق القوم) →
suatu kaum kehabisan bekal.
Dalil
lain:
Firman Allah:
{إِذًا
لَأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ الأِنْفَاقِ}
Artinya:
“Jika demikian, niscaya kalian akan menahan (rezeki) karena takut
miskin/kehabisan.” (QS. Al-Isra’: 100)
Baca juga:
Pernyataan
Tentang Rezeki, Penjelasan makna {يُنْفِقُونَ} Dan Perbedaan pendapat tentang maksud “nafkah” dalam ayat ini
Perbedaan pendapat tentang Makna {يُنْفِقُونَ} dan Kesimpulan Tafsir QS. Al-Baqarah ayat 3 secara keseluruhan
الثالثة والعشرون- قوله تعالى : { وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ}
الرزق مصدر رزق يرزق رَزقا ورِزقا ، فالرزق بالفتح المصدر ، وبالكسر الاسم ، وجمعه
أرزاق ، والرزق : العطاء.
والرازقية : ثياب كتان بيض. وارتزق الجند : أخذوا
أرزاقهم. والرزقة : المرة الواحدة ، هكذا قال أهل اللغة.
وقال ابن السكيت : الرزق بلغة أزْدِشَنوءة :
الشكر ، وهو قوله عز وجل : {وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ} [الواقعة
: 82] أي شكركم التكذيب. ويقول : رزقني أي شكرني.
Pembahasan ke-23:
Firman Allah Ta‘ala:
{وَمِمَّا
رَزَقْنَاهُمْ}
(QS. Al-Baqarah: 3)
Kata “الرزق”
(rezeki) berasal dari kata kerja razaqa – yarzuqu yang berarti
memberi rezeki.
Penjelasan bahasa:
- “الرزق” dengan fathah → berarti kata kerja / mashdar
(sumber perbuatan)
- “الرزق” dengan kasrah → berarti kata benda (nama rezeki)
- Bentuk jamaknya: أرزاق
(arzaq) → rezeki-rezeki
- Ar-rizq
berarti: pemberian atau pemberian nikmat (anugerah)
Istilah-istilah terkait:
- “الرَّازِقِيَّة”
(ar-razāqiyyah) → nama jenis kain linen putih
- “ارتزق الجند” → tentara menerima gaji/nafkah mereka
- “الرزقة” → satu kali pemberian rezeki
Ini adalah penjelasan para ahli
bahasa Arab.
Pendapat
lain:
Ibn al-Sikkit berkata:
“Kata ‘الرزق’
dalam bahasa suku Azd Shanu’ah berarti ‘syukur’.”
Beliau menafsirkan firman Allah:
{وَتَجْعَلُونَ
رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ}
(QS. Al-Waqi’ah: 82)
Artinya:
“Dan kalian menjadikan ‘rezeki
kalian’ (yakni syukur kalian) justru dengan mendustakan (Allah).”
Menurut penjelasan ini:
- “rezeki” di sini bermakna syukur,
- sehingga maksud ayat: kalian malah mengganti syukur
dengan pendustaan.
Penjelasan Makna {يُنْفِقُونَ}
الرابعة والعشرون- قوله تعالى : {يُنْفِقُونَ}
ينفقون : يخرجون.
والإنفاق : إخراج المال من اليد ، ومنه نفق البيع
: أي خرج من يد البائع إلى المشتري.
ونفقت الدابة : خرجت روحها ، ومنه النافقاء لجُحْر
اليربوع الذي يخرج منه إذا أخذ من جهة أخرى.
ومنه المنافق ، لأنه يخرج من الإيمان أو يخرج
الإيمان من قلبه.
ونَيفق السراويل معروفة وهو مخرج الرجل منها.
ونفِق الزاد : فنى وأنفقه صاحبه.
وأنفق القوم : فني زادهم ، ومنه قوله تعالى
: { إِذاً لَأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ الأِنْفَاقِ} [الإسراء : 100].
Pembahasan ke-24:
Firman Allah
Ta‘ala:
{يُنْفِقُونَ}
(QS. Al-Baqarah: 3)
Kata “يُنْفِقُونَ” (yunfiqūn) berarti: mereka mengeluarkan (harta).
Penjelasan makna “infaq”:
- Infaq
berarti: mengeluarkan harta dari tangan (kepemilikan seseorang).
- Dari kata yang sama muncul berbagai makna dalam bahasa
Arab:
Asal
dan turunannya:
- “Nafaqa al-bay‘” (نَفَقَ البيع) → barang berpindah dari tangan penjual ke pembeli
(terjual).
- “Nafaqat ad-dabbah” (نَفَقَت
الدابة) → hewan mati (keluar ruhnya).
- “An-nafaqā’”
(النافقاء) →
lubang tikus tanah (jalur keluar hewan).
- “Al-munāfiq” (المنافق) → orang munafik, karena:
- keluar dari iman, atau
- iman keluar dari hatinya.
- “Nafaq as-sarāwīl”
(نَيفق السراويل) →
lubang celana (tempat keluarnya kaki).
- “Nafaq az-zād”
(نفِق الزاد) →
bekal habis (perbekalan musafir).
- “Anfaqa al-qawm”
(أنفق القوم) →
suatu kaum kehabisan bekal.
Dalil
lain:
Firman Allah:
{إِذًا
لَأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ الأِنْفَاقِ}
Artinya:
“Jika demikian, niscaya kalian akan menahan (rezeki) karena takut
miskin/kehabisan.” (QS. Al-Isra’: 100)
Baca juga:
Pernyataan
Tentang Rezeki, Penjelasan makna {يُنْفِقُونَ} Dan Perbedaan pendapat tentang maksud “nafkah” dalam ayat ini
Perbedaan pendapat tentang Makna {يُنْفِقُونَ} dan Kesimpulan Tafsir QS. Al-Baqarah ayat 3 secara keseluruhan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar